Kukar Gabungkan Ketahanan Pangan dan Budaya Lewat Expo KTNA Nasional

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Kukar – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memantapkan tekadnya menjadi lumbung pangan nasional melalui penyelenggaraan Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional 2025.

Acara ini bukan hanya menjadi ruang pertemuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia, tetapi juga ajang untuk memperlihatkan potensi daerah yang kaya pangan sekaligus budaya.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa expo dan rembuk KTNA menjadi langkah konkret untuk memperkuat posisi Kukar dalam mendukung ketahanan pangan.

“Kita berharap keinginan menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan benar-benar bisa diwujudkan. Expo dan rembuk ini jadi langkah konkret menuju ke sana,” jelasnya belum lama ini.

Antusiasme peserta disebut sangat tinggi. Dari rencana 2.000 orang, tercatat sudah 1.300 peserta tiba di Kukar.

“Update terbaru, besok yang hadir akan mencapai sekitar 1.545 orang. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus dorongan bagi kita untuk memberikan penyambutan terbaik,” ujarnya.

Sebagai simbol nyata potensi pertanian Kukar, panen raya akan digelar di Mangkurawang. Pemerintah daerah ingin menunjukkan bahwa sektor pertanian di Kukar tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berkontribusi lebih luas bagi pangan Indonesia.

Menariknya, peserta KTNA juga akan disuguhi nuansa budaya khas Kukar. Mereka berkesempatan menyaksikan langsung Festival Erau di Kedaton, sebuah tradisi adat yang menjadi ikon budaya Kutai.

“Selain rembuk dan expo, para peserta juga akan menyaksikan langsung budaya Kutai melalui kegiatan Erau. Ini jadi kesempatan untuk memperkenalkan warisan budaya kita ke tamu dari seluruh Indonesia,” pungkas Aulia.

Sebagai informasi, Expo KTNA Nasional menampilkan beragam produk unggulan, teknologi, serta inovasi pertanian, perikanan, dan peternakan. Selain pameran, agenda juga dirangkai dengan Rembuk KTNA Nasional.