Peternakan Tabang Masih Skala Kecil, Regenerasi Petani Jadi Tantangan

Ilustrasi peternakan.

Kukar – Sektor peternakan di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), masih berjalan dalam skala kecil. Meski pemerintah telah menyalurkan bantuan, pengembangannya belum sebesar sektor pertanian dan perkebunan.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Tabang, Junaidi, mengatakan peternakan di wilayah tersebut masih didominasi usaha-usaha kecil masyarakat.

“Peternakan masih jalan, tapi sifatnya lokal. Belum ada yang besar, karena teknologinya juga masih terbatas,” ujarnya pada Selasa (9/9/2025).

Ia menambahkan, bantuan pemerintah untuk peternakan sudah ada, meski jumlahnya belum besar.

“Dulu pernah ada bantuan sapi, ada juga babi dan ayam. Itu bentuk perhatian pemerintah, tapi memang skalanya masih kecil,” katanya.

Selain itu, tantangan besar lain adalah regenerasi petani muda. Junaidi menyebut anak-anak muda di Tabang lebih memilih bekerja di sektor pertambangan ketimbang menggeluti pertanian atau peternakan.

“Kalau petani milenial di sini, rata-rata habis lulus SMA langsung ke tambang. Jadi memang agak sulit diarahkan untuk bertani,” ungkapnya.

Meski begitu, ia optimistis sektor peternakan tetap bisa berkembang seiring dorongan dari pemerintah dan adanya penyuluhan bagi masyarakat.

“Kalau pemerintah terus mendukung, saya yakin lambat laun peternakan di Tabang juga bisa maju. Tinggal bagaimana kita membangkitkan minat generasi muda,” tegas Junaidi.