PPL Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, M. Syahruddin.
Ilustrasi saluran irigasi.
Optimalisasi Irigasi Kunci Tingkatkan Panen Padi di Kembang Janggut
Kukar – Potensi sawah di Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman cukup luas, dengan lahan mencapai 1.400 hingga 1.600 hektare. Namun, ketersediaan irigasi masih menjadi tantangan utama untuk meningkatkan intensitas panen.
PPL Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, M. Syahruddin, menyebutkan bahwa ketersediaan air menjadi faktor utama bagi petani.
“Kondisi irigasi masih sangat kurang. Sebenarnya sumber air ada, terutama dari Sungai Mahakam dan anak-anak sungainya. Kalau pemerintah serius memperhatikan ini, produksi pangan bisa jauh lebih baik,” jelasnya, pada Senin (8/9/2025).
Meski demikian, Syahruddin menilai pemerintah telah memberikan dukungan yang luar biasa.
“Kalau irigasi dibenahi, panen bisa tiga kali setahun atau IP 300. Saat ini umumnya baru dua kali setahun,” ujarnya.
Menurutnya, keseriusan pemerintah melalui Distanak Kukar sangat dibutuhkan untuk mempercepat peningkatan hasil pertanian.
“Selama ini yang bisa menanam itu hanya petani yang lahannya dekat dengan anak sungai,” terangnya.
Ia optimistis, jika dukungan pembangunan irigasi dikombinasikan dengan bantuan sarana produksi, petani akan lebih produktif.
“Kalau air lancar, lahan yang tidur bisa diaktifkan. Itu jelas akan memperkuat posisi Kukar sebagai lumbung pangan,” ungkapnya.
Syahruddin menyampaikan, perhatian pemerintah daerah sudah cukup besar, tinggal ditingkatkan pada sektor pengairan.
“Kalau irigasi terpenuhi, saya yakin hasil panen kita bisa jauh lebih maksimal,” pungkasnya.






