Tahap Pertama Program Beasiswa Kukar Idaman 2025 Segera Dibuka Februari

Teks foto : Kabag Kesra Kukar, Dendy Irwan Fahriza (istimewa)

mediamahakam.om, KUTAI KARTANEGARA– Program Beasiswa Kukar Idaman, yang telah lama dinantikan masyarakat Kutai Kartanegara, dijadwalkan kembali dibuka pada Februari 2025 untuk tahap pertama. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kukar, Dendy Irwan Fahriza, memastikan bahwa program beasiswa ini akan dilaksanakan sesuai jadwal dengan sosialisasi intensif untuk mendukung kelancaran proses pendaftaran.

Dua Jenis Beasiswa: Kerjasama Tematik Tuntas dan Stimulan Program Beasiswa Kukar Idaman menawarkan dua jenis beasiswa, yaitu:

Beasiswa Kerjasama Tematik Tuntas: Memberikan pembiayaan penuh berupa biaya pendidikan dan biaya hidup, mendukung siswa dalam menuntaskan pendidikan hingga jenjang 12 tahun.

Beasiswa Stimulan: Berupa bantuan pendidikan senilai Rp5 juta untuk D4/S1, Rp10 juta untuk S2, dan Rp15 juta untuk S3. Jumlah bantuan S2 mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp7,5 juta.

Untuk tahap pertama, kuota yang tersedia meliputi 800 penerima untuk D4/S1, 20 penerima untuk S2, dan 10 penerima untuk S3.

Dengan anggaran tahap pertama sebesar Rp8 miliar, pemerintah akan mengalokasikan dana secara strategis. Pembayaran beasiswa kerjasama akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari tahun pertama. Jika terdapat tambahan anggaran dari APBD-P, pembayaran untuk tahun kedua hingga keempat akan disesuaikan.

“Sosialisasi beasiswa akan dilakukan segera setelah pembukaan pendaftaran pada Februari, dengan roadshow ke satuan pendidikan di kecamatan-kecamatan dan universitas di Kalimantan Timur, termasuk beberapa universitas di luar Kaltim yang memiliki asrama mahasiswa Kukar, seperti di Malang dan Yogyakarta, “kata Dendy.

Untun persyaratan beasiswa tidak mengalami banyak perubahan, namun ada perbaikan administratif untuk mempermudah proses pendaftaran. Sistem berbasis data sekolah akan diterapkan untuk pendaftaran siswa SD, SMP, dan SMA, di mana pihak sekolah bertindak sebagai admin.

“Hal ini bertujuan untuk meminimalkan kesalahan teknis yang kerap terjadi pada pendaftaran sebelumnya, ” pungkasnya. (Atr)