PT Indo Bara Pratama dan PT Rencana Mulia Baratama Mendukung Proyek Desa Bebas Narkoba Dusun Long Mahli
Teks foto : Pelaksanaan Test Urine di Dusun Long Mahli kepada para pemuda
mediamahakm.com, KUTAI KARTANEGARA- Masyarakat Dusun Long Mahli, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menyambut gembira kabar bahwa dusun mereka akan dijadikan pilot project sebagai Kampung Bebas Narkoba. Program ini mendapatkan dukungan penuh dari PT Indo Bara Pratama dan PT Rencana Mulia Baratama.
Kepala Adat Dusun Long Mahli, Mio, mengungkapkan kebahagiaannya atas inisiatif ini. Menurutnya, langkah strategis ini sangat penting dan memerlukan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, perusahaan, dan masyarakat setempat.
“Saya sangat bersyukur wadah kami dipilih sebagai pilot project Kampung Bebas Narkoba. Ini adalah langkah strategis untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk penyebaran narkoba,” ujar Mio.
Mio menambahkan, penyebaran obat-obatan terlarang di wilayah dusun menjadi salah satu kekhawatiran terbesar. Ia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap generasi muda agar tidak terjerumus dalam penggunaan narkoba.
“Anak-anak muda di kampung ini harus dijaga agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Kalau mereka terjerumus, dampaknya tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga masa depan Dusun Long Mahli secara keseluruhan,” jelasnya.
Program Kampung Bebas Narkoba ini diharapkan dapat menciptakan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba sekaligus memperkuat peran serta komunitas lokal dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Dukungan dari perusahaan swasta seperti PT Indo Bara Pratama dan PT Rencana Mulia Baratama akan difokuskan pada edukasi, kampanye antinarkoba, dan pembentukan sistem pengawasan berbasis masyarakat.
“Kami berharap semua pihak bersinergi dalam menyukseskan program ini. Dengan kolaborasi yang kuat, Desa Long Mahli bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kukar dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba,” tutup Mio.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba, khususnya di wilayah pedesaan. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus melindungi generasi muda sebagai aset masa depan bangsa.(Atr)






