Karena Kendala Standar Wadah Makan, Program Makanan Bergizi Gratis di Kukar Ditunda
Teks foto : Ilustrasi
mediamahakm.com,KUTAI KARTANEGARA-Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mengalami penundaan. Penyebab utama tertundanya program ini adalah belum tersedianya wadah makan berbahan stainless steel yang menjadi standar wajib dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Joko Sampurno, menyatakan bahwa sesuai hasil koordinasi dengan BGN, penggunaan wadah stainless steel, atau sering disebut ompreng, adalah syarat utama pelaksanaan program ini. “Pemberian MBG harus menggunakan ompreng agar tidak menimbulkan masalah sampah dari bahan sekali pakai,” jelas Joko pada Rabu (15/1/2025).
Joko juga menambahkan bahwa kendala ini tidak hanya dialami oleh Kukar, melainkan beberapa daerah lain yang menjalankan program serupa. “Kami sudah berkoordinasi dengan pusat, dan ternyata ada daerah lain yang juga mengalami kendala serupa,” katanya.
Program MBG awalnya direncanakan dimulai pada 6 Januari 2025 dengan uji coba di dua SMP Negeri dan tiga SD Negeri di Tenggarong, mencakup 3.927 siswa penerima manfaat. Namun, jadwal tersebut harus diundur hingga 13 Januari 2025, dan kembali tertunda akibat belum terpenuhinya standar teknis tersebut.
Joko berharap fasilitas wadah makan dapat segera tersedia agar program ini bisa segera dilaksanakan, mengingat pentingnya manfaat gizi bagi para siswa penerima.(atr)






