Pilkada Kukar 2024: Edi-Rendi Kokoh di Puncak Quick Count Versi SCL Tartika dengan 70,11 Persen Suara

Teks Foto : Ceo SVL Taktikal Konsultan, Iqbal Themi. (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nomor urut 1, Edi Damansyah dan Rendi Solihin, berhasil menunjukkan keunggulan signifikan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kukar 2024. Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan oleh lembaga survei SCL Taktika, pasangan ini meraih suara dominan sebesar 70,11 persen. Hasil ini dihitung dari sampel 300 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 1 persen.

Pasangan Edi-Rendi unggul jauh dari dua paslon lainnya. Di posisi kedua, pasangan Dendi Suryadi-Alif Turiadi memperoleh 21,26 persen suara, sementara pasangan Awang Yacoub Luthman-Akhmad Zais memperoleh 8,63 persen suara. Menurut CEO SCL Taktika Consultant, M. Iqbal Themi, hasil quick count memberikan gambaran awal yang mendekati hasil akhir, meskipun pengumuman resmi tetap menunggu rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar.

“Hasil ini mengindikasikan tren dominasi yang kuat dari pasangan Edi-Rendi. Namun, semua pihak harus tetap menunggu hasil rekapitulasi resmi untuk memastikan keabsahan proses demokrasi,” ujar Iqbal dalam pernyataannya, Rabu (27/11/2024).

Keberhasilan pasangan Edi-Rendi ini tidak lepas dari dukungan kuat yang mereka terima di hampir seluruh kecamatan di Kukar. Koalisi partai pengusung mereka, yaitu PDIP, Partai Gelora, dan Demokrat, juga memainkan peran penting dalam menggalang dukungan masyarakat. Selain itu, mayoritas pemilih mengambang (swing voters) pada survei sebelumnya dilaporkan beralih mendukung pasangan nomor urut 1 menjelang hari pencoblosan.

“Kami melihat tren positif yang konsisten dari pasangan ini sejak awal kampanye hingga hari pemungutan suara. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Kukar percaya pada visi dan program yang ditawarkan Edi-Rendi,” tambah Iqbal.

Namun demikian, SCL Taktika mengingatkan agar seluruh pihak tetap menjaga ketenangan dan menghormati proses demokrasi. Mereka menegaskan pentingnya menunggu keputusan resmi KPU Kukar sebagai dasar penetapan pemenang Pilkada.

“Kami mengimbau semua elemen masyarakat untuk menghormati hasil resmi yang akan diumumkan KPU. Stabilitas politik harus tetap dijaga demi keberlanjutan pembangunan di Kukar,” tegas Iqbal.

Jika hasil ini dikukuhkan, pasangan Edi-Rendi diprediksi akan melanjutkan agenda pembangunan yang telah mereka canangkan sebelumnya. Dengan dominasi suara yang diraih, mereka diyakini memiliki legitimasi yang kuat untuk memimpin Kutai Kartanegara ke arah yang lebih baik. (rl)