Hobi Oplos Miras, Buruh Angkut Barang Ditemukan Meninggal Dunia di Terminal Jonggon Tengggarong

Teks Foto : TKP Penemuan jasad di Terminal Jonggon, Tengggarong (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Penemuan jasad laki-laki menghebohkan warga yang tengah beraktivitas di sekitar Terminal Jonggon, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (20/8/2024).

Diketahui, jasad laki-laki tersebut adalah US (40), warga Palopo, Sulawesi Selatan yang merantau ke Tenggarong. Sehari-hari US bekerja sebagai buruh angkut dan pengantar barang di pasar Tangga Arung dan terminal Jonggon. Meninggalnya US diduga akibat mengalami overdosis minuman keras (miras) yang dioplos dengan minuman berenergi.

Berdasarkan keterangan saksi atas nama Rusdianur alias Ohek, dan beberapa saksi lainnya di sekitar lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), US yang tinggal di emperan sekitar terminal memang kerap mengkonsumsi alkohol oplosan. Dan malam sebelumnya, diketahui US sempat berteriak kesakitan dan bertingkah tidak seperti biasanya.

Dan keesokan paginya, sekitar pukul 08.50 WITA Ohek yang saat itu menghampiri US yang tengah berada di Terminal Jonggon, tepatnya di bekas bangunan Pengcab Percasi Kukar, hendak membangunkan pria tersebut untuk dimintai tolong mengantarkan telur oleh Suarti yang merupakan pemilik warung sembako di sekitar lokasi kejadian.

Ketika Ohek tengah berusaha membangunkan US yang saat itu dalam posisi tengkurap, yang bersangkutan tidak menunjukkan respon. Dan ketika dicek, ternyata US sudah tidak bernyawa dan Ohek pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian terdekat.

Bersamaan dengan ditemukannya tubuh US yang sudah tidak bernyawa, tepat di dekatnya ditemukan pula botol bekas minuman kemasan berisi miras oplosan yang diduga kuat menjadi penyebab hilangnya nyawa US.

Atas laporan itu, tim Inafis Polres Kukar langsung terjun untuk olah TKP dan memeriksa bagian luar korban. Dan berdasarkan hasil laporan menyebutkan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban, namun diduga korban meninggal dunia dalam kondisi sakit.

Hal tersebut dikonfirmasi pula oleh Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman menyebutkan bahwa tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada korban. Jadi dugaannya saar ini overdosis miras oplosan, karena ada barang bukti tersebut di dekat penemuan jasad,” ujarnya.

Usai dilakukan pemeriksaan, jasad US langsung diserahkan kepada kerabatnya di Tenggarong untuk segera dikebumikan. (rl)