Bawa Pulang Juara Umum MTQ Antar OPD Ke-1, Kecamatan Muara Muntai Akan Jadikan Motivasi Untuk Terus Bumikan Al-Quran

Teks Foto  : Bupati Kukar Edi Damansyah bersama Camat Muara Muntai yang menjadi juara umum MTQ antar OPD ke-1 (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Perhelatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang pertama kali diselenggarakan tahun ini membawa berkah untuk Kecamatan Muara Muntai.

Pada pengumuman peserta lomba di malam penutupan MTQ antar OPD yang diselenggarakan di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong tadi malam, Kecamatan Muara Muntai berhasil meraih kategori juara umum dan membawa pulang piala bergilir serta penambahan pagu anggaran senilai Rp 50 juta.

Atas penghargaan itu, Camat Muara Muntai, Mulyadi menyampaikan ucapan syukur dan terimakasih kepada Bupati Kukar Edi Damansyah, dewan hakim dan dewan juri, serta seluruh panitia penyelenggara event. Mulyadi mengaku bahwa ia tidak menyangka bisa membawa pulang juara umum di MTQ OPD Ke-1 tahun ini. Namun ia tetap merasa senang dan bersyukur atas penghargaan yang diterimanya langsung dari Bupati Kukar Edi Damansyah itu.

“Saya gak menyangka bisa mendapatkan apresiasi dari Pemkab Kukar terutama pak Bupati dalam hal ini. Kami sendiri merasa belum pantas menerima penghargaan ini, tapi ini semua sudah berdasarkan penilaian panita. Tentunya kami merasa senang dan Alhamdulillah dengan adanya penghargaan ini dapat kita jadikan motivasi untuk implementasi Gema di kecamatan sesuai dengan harapan bapak Bupati,” tutur Mulyadi saat ditemui seusai malam penutupan MTQ antar OPD, Senin (15/7/2024) malam tadi.

Untuk mengikuti ajang MTQ antar OPD ini, Mulyadi mengaku Khafilah dari Kecamatan Muara Muntai telah melakukan persiapan selama satu minggu lamanya. Dan telah berkoordinasi dengan seluruh staff di kecamatan untuk ikut berpartisipasi sejak pertama diumumkan akan diselenggarakan MTQ antar perangkat daerah.

Namun, menjadi juara rupanya bukan menjadi tujuan utama Kecamatan Muara Muntai mengikuti perlombaan di event ini. Melainkan mencari hikmah dan berkah tentant bagaimana cara agar Al-Qur’an ini dapat benar-benar tertanam dalam jiwa pribadi para ASN masing-masing.

“Alhamdulillah kita bawa sebanyak 6 Khafilah dari Muara Muntai. Tapi sebenernya mendapatkan juara ini bukan sasaran utama kita. Yg kita cari justru bagaimana cara agar Al-Qur’an ini bisa benar2 tertanam dalam jiwa pribadi kita masing2. Karena kalau kita cuma mengejar juaranya saja khawatir tidak ada berkahnya,” jelasnya.

Untuk kedepannya, Mulyadi bertekad akan meneruskan Gema di kecamatan sebagai nilai tambah dalam kinerja setiap ASN di OPD Pemkab Kukar, seperti yang tertuang dalam Perda Kukar Nomor 4 Tahun 2021 tentang pedoman Gerakan Etam Mengaji.

Mulyadi juga akan mengoptimalkan kegiatan pengajian di lingkup OPD yang telah terealisasi sebelumnya agar para ASN dapat lebih konsisten meluangkan waktu minimal setengah jam untuk mengaji sebelum melaksanakan pekerjaan.

Dan tidak hanya di lingkup OPD, Mulyadi juga akan mengoptimalisasi Gema kepada masyarakat secara luas khususnya anak-anak muda di Kecamatan Muara Muntai, sehingga tatanan yang ada selama ini dapat berjalan sesuai dengan pedoman Al-Qur’an dan dapat berjalan dengan baik.

“Kedepannya kita akan mengajak lebih banyak masyarakat agar dapat konsisten membumikan Al-Quran. Khususnya untuk anak-anak muda, saya ingin Gema ini juga tumbuh di diri mereka. Karena jika dibandingkan dengan dulu mencari guru ngaji itu kan susah, tapi sekarang ini semuanya sudah gampang. Tinggal bagaimana kita memupuk keinginan serta minat anak-anak kita ini agar ingin mengaji juga,” ucapnya.

“Saya berharap dengan adanya event seperti ini kita termotivasi semuanya untuk belajar mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya mengakhiri. (rl)