Bupati Kukar Silaturahmi Dengan Korban Kebakaran di RT 44 Gunung Belah dan Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Lingkungan

Teks Foto : Bupati Kukar Edi Damansyah saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di RT 44, Jalan Gunung Belah, Tengggarong (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Menindaklanjuti musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Gunung Belah, RT 44, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong pada, Selasa (9/7/2024) kemarin. Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melakukan kunjungan untuk bersilaturahmi sekaligus meninjau kondisi rumah warga yang terbakar, Rabu (10/7/2024).

Selain meninjau langsung kondisi rumah warga yang habis dilahap api pada, Bupato Edi bersama Camat Tenggarong Sunggono, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Lurah Loa Ipuh, serta para Rukun Tetangga (RT) wilayah Loa Ipuh juga menyerahkan sejumlah bantuan yang telah disiapkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, berupa makanan pokok, peralatan dapur, selimut dan sarung, hingga peralatan mandi dan mencuci.

“Pagi ini kami silaturahmi dengan jajaran sekaligus menyerahkan bantuan kebutuhan pokok,” ujar Edi.

Untuk diketahui, musibah kebakaran sudah kedua kalinya terjadi di Kelurahan Loa Ipuh, kurang dari dua pekan terakhir. Kejadian pertama pada, 29 Juni 2024 lalu di Jalan Mangkuraja tepatnya RT 20 yang menghanguskan sebanyak empat rumah. Lalu yang kedua yaitu di Gunung Belah, RT 44. Yang berdasarkan informasi lebih lanjut dari posko kebakaran setempat, kebakaran kali ini menyebabkan 3 rumah hangus terbakar dan 1 rumah terdampak. Dan kedua kejadian ini memiliki penyebab yang sama yaitu akibat hubungan pendek arus listrik.

Maka dari itu, Edi kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan di sekitarnya. Seperti ketika hendak berpergian, pastikan semua arus listrik sudah tidak terhubung karena dapat berpotensi korslet. Begitu pula dengan kondisi kompor dan hal-hal lainnya yang dapat berpotensi menimbulkan percikan api.

“Atas nama Pemkab Kukar, saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan untuk menjaga lingkungan. Karena ini merupakan langkah-langkah daripada upaya kita, ikhtiar kita dalam meningkatkan kewaspadaan. Serta menjaga agar tidak terjadi lagi musibah-musibah yang tidak kita kehendaki seperti ini,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Edi juga turut mengajak masyarakat untuk sama-sama mendoakan para korban musibah kebakaran agar diberikan kekuatan serta ketabahan dalam mengahadapi segala cobaan yang ada. Ia pun berharap, musibah kebakaran kali ini sebagai yang terakhir agar tidak ada lagi warganya yang kehilangan aset berharga miliknya. Sebab, seperti yang kita tahu bahwa beba para korban musibah kebakaran memanglah sangat berat, baik secara moril maupun psikologisnya.

“Tidak ada satupun yg menghendaki kejadian ini, ini sudah diluar kemampuan kita. Namun, kita tetap harus meyakini bahwa segala kejadian datang dari Allah SWT. dan semoga akan selalu ada hikmah yg lebih baik di baliknya,” ucap Edi lagi.

Untuk info lebih lanjut, musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Gunung Belah, RT 44, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong pada, Selasa (9/7/2024) menghanguskan 3 rumah, dan 1 rumah terdampak dari 6 Kartu Keluarga (KK) dan 12 jiwa.

Penyebab dari kebakaran ini yaitu adanya arus pendek listrik. Kebakaran terjadi sekitar pukul 05.20 WITA dan baru dapat dipadamkan sekitar pukul 6.30 WITA oleh kerjasama Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kukar dan bantuan warga sekitar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (rl)