Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H/2024 M, Pemkab Kukar Gelar Lomba Habsyi Aswaja Selama Dua Hari
Teks Foto : Penampilan dari salah satu peserta lomba Habsyi Aswaja
mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 yang jatuh pada tanggal 7 Juli 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar lomba Habsyi Aswaja.
Lomba tersebut diselenggarakan di halaman parkir Pendopo Bupati Kukar dan akan dilaksanakan selama dua hari, yakni mulai tanggal 7 hingga 8 Juli 2024. Adapun peserta lomba Habsyi kali ini terdiri atas 21 peserta yang dibagi menjadi dua kategori, yaitu 12 oranf untuk kategori Dewasa, dan 9 orang untuk kategori Remaja.
Dan setelah lomba Habsyi ini, rangkaian acara dalam menyambut tahun baru Islam 1445 H selanjutnya akan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar bersama Ustazah Kharisma, di malam puncak pada tanggal 9 Juli 2024, pukul 20.00 WITA.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar l, Ahyani Fadianur Diani yang juga sekaligus membuka secara langsung lomba Habsyi tersebut menyebutkan, dewasa ini banyak sekali grup Habsyi yang tampil dengan ciri khas masing-masing.
Dan dalam perjalanan sejarahnya, seni ini tidak saja untuk mengumandangkan sholawat dan puji-pujian serta ungkapan rasa syukur umat muslim kepada Allah SWT. saja tetapi juga sebagai alat untuk berdakwah dan semangat perjuangan di masa revolusi.
“Pada umumnya Habsyi menggunakan bahasa Arab dan syair di dalamnya kebanyakan berisi pujian serta nasehat. Dapat dikatakan bahwa musik Habsyi selain berfungsi sebagai sarana hiburan, juga berfungsi sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yakni dengan cara bershalawat dan juga turut mengajak umat untuk berzikir kepada Allah SWT.,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ahyani menyebutkan bahwa kegiatan ini juga dapat menjadi kesempatan bagi kelompok-kelompok Habsyi yang ada di wilayah kabupaten Kukar untuk menampilkan kemampuan terbaiknya. Serta diharapkan pula menjadi motivasi bagi umat muslim, terutama generasi muda agar tertarik untuk mempelajari dan melestarikan kesenian Habsyi.
“Semoga dengan adanya lomba ini dapat memberikan suntikan semangat bagi seniman Habsyi untuk tidak lelah berdakwah melalui lantunan syair Islam dalam Habsyi. Serta konsisten menekuni dan menjaga kelestarian seni Habsyi di Kukar. Semoga acara ini memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan Islam di Kutai Kartanegara dan pembangunan masyarakat pada umumnya,” tutupnya. (adv/rl/diskominfokukar)






