Warga Kelurahan Melayu Keluhkan Air PDAM Berubah Kecoklatan

Teks : Bak Mandi Milik Warga Danau Lipan Yang di Aliri Air PDAM berwarna kecoklatan

Mediamahakam.com, KUTAI KARTENEGARA – Sejumlah warga di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengeluhkan kualitas air bersih yang mengalir dari keran rumah mereka. Air yang sebelumnya jernih dilaporkan berubah warna menjadi kecoklatan dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu warga di Jalan Danau Lipan, Kelurahan Melayu, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan kondisi tersebut telah terjadi selama kurang lebih tiga hari. Perubahan warna air itu dinilai cukup mengganggu aktivitas harian warga.

“Ini sudah terjadi selama tiga hari, dan air yang mengalir itu berwarna kecoklatan,” ujarnya, pada Kamis (29/01/2026).

Ia menduga perubahan kualitas air tersebut berkaitan dengan kondisi Sungai Mahakam yang belakangan terlihat keruh atau bangar. Menurutnya, kekeruhan air juga disertai dengan bau yang tidak biasa.

“Apakah ini ada kaitannya dengan air Mahakam yang sekarang memang bangar, sehingga air jadi keruh dan berbau,” katanya.

Warga tersebut juga menyebut perubahan warna air mulai terasa setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Tenggarong beberapa hari lalu. Kondisi itu membuat kualitas air PDAM ikut terdampak.

“Air dari PDAM ini berubah juga pada saat hujan kemarin yang cukup deras,” ungkapnya.

Keluhan ini tidak hanya dirasakan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berdampak pada pelaku usaha kecil, khususnya jasa laundry. Warga khawatir air keruh tersebut dapat merusak pakaian pelanggan, terutama pakaian berwarna putih yang berisiko berubah menjadi kekuningan.

Ia berharap pihak PDAM dapat segera memberikan penjelasan sekaligus solusi atas permasalahan tersebut agar tidak terus merugikan pelanggan.

“Semoga dari PDAM bisa memberikan solusi, karena ini sangat mengganggu, apalagi bagi usaha laundry,” pungkasnya. (Zii)