Tekan Angka Pengangguran, Dispora Kukar Terus Fasilitasi Pemuda Lewat Progam Pembinaan dan Bimbingan

Teks Foto : Kepala Dinas Dispora Kukar, Aji Ali Husni. (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, Kutai Kartanegara – Tingginya angka pengangguran di sejumlah daerah yang ada di Kalimantan Timur masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah setempat. Untuk itu sebagai salah satu bentuk support dalam menanggulangi masalah tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus fasilitasi masyarakat usia kerja dengan sejumlah program pembinaan dan bimbingan.

Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Dispora Kukar, Aji Ali Husni, pemberian fasilitas berupa program pembinaan dan bimbingan untuk para masyarakat usia kerja terbukti dapat menekan angka pengangguran di Kukar.

Seperti Pembinaan dan Latihan (Binlat) TNI/Polri misalnya. Para peserta yang rata-rata masih berusia sangat muda akan difasilitasi segala bentuk prosesnya sampai berhasil menjadi anggota TNI/Polri.

“Ini akan lanjut ke garda pratama, artinya ini bentuk program mewujudkan pemuda Kukar siap bekerja. Dan kalau sudah diterima akan otomatis memilik pengahsilan dan ini tentu dapat mengurangi angka pengangguran,” ungkapnya pada pewarta mediamahakam.com, Sabtu (16/3/2024).

Program-program ini difokuskan untuk masyarakat usia kerja, karena usia ini memang lebih banyak berkontribusi terhadap tingginya angka pengangguran di masyarakat.

Selain Binlat TNI/Polri, Dispora juga mengsupport para pemuda dalam pembinaan di Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) dengan tujuan membangkitkan semangat para wirausahawan muda dengan melakukan pelatihan, penguatan, pengembangan, serta pendampingan tentang permodalan dan penyediaan peralatan penunjang lainnya.

“Pembinaan di Klinik WPM ini juga bisa membantu menekan angka pengangguran. Karena dengan usaha yang dikelola dengan baik serta ditunjang juga dengan peralatan yang bagus, nereka bisa membuka lapangan pekerjaan baru untuk yang lain,” ujar Ali lagi.

Hingga saat ini lulusan Binlat TNI/Polri dan para peserta pembinaan Klinik WPM hampir semuanya memiliki prospek kerja yang baik dan mampu berdiri mandiri sehingga dapat menopang ekonomi keluarga. Hal ini tentu menjadi bukti bahwa program tersebut selaras dengan program Kukar Idaman dalam menekan angka pengangguran di Kukar.

“Sampai saat ini lulusan binlat TNI PZOLRI semakin baik, kemudian pembinaan WPM juga membaik. Menjadi bukti bahwa program ini selaras dengan Kukar Idaman,” tutupnya. (adv/rl/diskominfokukar)