Tagihan Air Membengkak, Perumdam Tirta Kencana Berikan Penjelasan

 

Mediamahakam.com, Samarinda — Perumda Tirta Kencana menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan terkait keluhan kenaikan tagihan air yang dirasakan secara tiba-tiba.

Pihak perusahaan menjelaskan bahwa kondisi tersebut dapat dipicu oleh sejumlah faktor teknis maupun peningkatan aktivitas penggunaan air di lingkungan pelanggan.

Manajemen Perumdam Tirta Kencana mengungkapkan, salah satu penyebab utama lonjakan tagihan adalah kebocoran pipa setelah meter air, khususnya di dalam rumah pelanggan. Kebocoran yang tidak disadari dapat menyebabkan air terus mengalir dan tercatat sebagai pemakaian.

Selain itu, peningkatan aktivitas penggunaan air juga berpotensi memengaruhi besaran tagihan. Aktivitas seperti adanya tamu, acara keluarga, usaha rumahan, maupun kebutuhan tambahan lainnya dapat menyebabkan konsumsi air meningkat signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Faktor lain yang turut menjadi perhatian adalah gangguan atau kesalahan pembacaan meter air. Meter air yang tertutup kotoran atau mengalami gangguan teknis dapat memengaruhi akurasi pencatatan pemakaian.

Menindaklanjuti hal tersebut, Perumdam Tirta Kencana mengimbau seluruh pelanggan untuk melakukan pengecekan instalasi air secara rutin serta memastikan seluruh kran dan perlengkapan air berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kebocoran.

Pelanggan juga diminta segera melapor ke Kantor Pelayanan Wilayah Perumda Tirta Kencana terdekat apabila menemukan kejanggalan pada tagihan air.

 

Untuk mempercepat proses pemeriksaan, pelanggan diharapkan membawa foto kondisi water meter terakhir serta bukti pembayaran atau rekening air sebelumnya.

“Langkah ini diperlukan agar petugas dapat melakukan verifikasi data pemakaian air, kondisi meter, serta riwayat tagihan secara langsung, sehingga tindak lanjut dapat dilakukan dengan cepat dan akurat,” demikian keterangan resmi Perumda Tirta Kencana.

Perumda Tirta Kencana menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan serta memberikan kepastian dan transparansi kepada pelanggan dalam pengelolaan distribusi air bersih.