Samsun Berikan Tanggapan, Terkait Kasus Ketua KPK Firli Bahuri
SAMARINDA – Kasus pemerasan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri saat ini tengah menjadi sorotan.
Wakil Ketua DPRD Muhammad Samsun pun memberikan tanggapannya.
Seperti diketahui, Polda Metro Jaya resmi menetapka Firli sebagai tersangka terkait dugaan pemerasan, suap, dan gratifikasi pada penanganan kasus korupsi yang melibatkan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo di Kementerian Pertanian (Kementan), Rabu (22/11/2023) lalu.
Diakuinya itu sudah menjadi keharusan, sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) tentunya wajib mematuhi peraturan dan hukum. Tanpa terkecuali, baik itu Menteri, KPK dan siapapun itu.
“Semua WNI harus patuh terhadap hukum dan aturan main yang ada, tidak terkecuali,” katanya Kamis (23/11/2023).
Selain itu juga ia berharap dari kasus tersebut, jangan sampai terjadi kembali pelanggaran-pelanggaran hukum dilingkungan pemerintahan. Apalagi merubah-rubah hukum yang sudah berjalan.
“Yang jelas semua mesti taat terhadap aturan hukum yang berlaku tanpa terkecuali, termasuk aparat penegak hukumnya,” tutupnya.






