Sambut Nataru, Disketapang Kukar Kembali Gelar Bazar Gerakan Pangan Murah di Tenggarong

Teks Foto : Salah satu stan komoditi di GPM Disketapang Kukar. (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) kembali menggelar Bazar Gerakan Pangan Murah (GPM). Acara ini digelar di Creative Park Tenggarong dan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Desember 2024.

Bazar ini diikuti oleh sekitar 20 vendor yang menawarkan berbagai bahan pangan segar dan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Komoditas yang dijual meliputi sayur-sayuran, buah-buahan, ikan, udang, makanan olahan, beras, gula, minyak goreng, hingga gas tabung. Harga yang ditawarkan, seperti beras medium SHP 5 kg seharga Rp54.000 dan minyak goreng 1 liter seharga Rp15.000, menarik perhatian masyarakat.

Analis Ketahanan Pangan Disketapang Kukar, Sudiro, menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah sekaligus menstabilkan harga di pasar menjelang HBKN.

“Hari pertama ini sudah cukup ramai, dan kami perkirakan puncaknya akan terjadi besok. Kami berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak,” ujarnya saat ditemui mediamahakam.com di sela kegiatan GPM, Jumat (13/12/2024).

Sudiro juga berpesan kepada masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan, mengingat pemerintah berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa. “Pemerintah akan selalu hadir untuk menstabilkan harga, jadi tidak perlu panik membeli dalam jumlah besar,” tambahnya.

Sementara itu Sekretaris Disketapang Kukar, Ananias, mengungkapkan bahwa pembukaan resmi bazar ini sebenarnya dijadwalkan pada Jumat, 13 Desember 2024. Namun, karena Bupati Kukar berhalangan hadir, acara seremonial pembukaan diundur ke hari Sabtu. “Meski pembukaan diundur, antusiasme masyarakat tetap tinggi,” katanya.

Menurut Ananias, keunikan dari bazar ini adalah produk pangan segar yang langsung didatangkan dari petani binaan. Disketapang Kukar bekerja sama dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kelompok Wanita Tani (KWT), serta Dinas Pertanian dan Perikanan untuk menyediakan produk berkualitas dengan harga terjangkau.

Bazar ini juga didukung oleh Perusahaan Daerah MGRM dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang memberikan subsidi dan koordinasi untuk memastikan kelancaran kegiatan. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat membeli langsung dari produsen, sehingga tata niaga menjadi lebih efisien,” jelas Ananias.

Selain bazar besar seperti ini, Disketapang Kukar juga secara rutin mengadakan GPM on the road dua kali seminggu di Pasar Loa Kulu dan CFD Tenggarong. Setiap bulan, bazar kecil juga digelar di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Tenggarong. Kegiatan ini bertujuan untuk merespons fluktuasi harga yang terjadi di pasar.

Ke depan, Disketapang Kukar berencana melanjutkan program serupa, terutama menjelang HBKN seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan Natal. “Kami akan terus hadir untuk menjaga stabilitas harga, baik melalui bazar besar maupun kegiatan rutin lainnya,” pungkas Ananias. (rl)