Perangi Stunting, Lurah Timbau Tambah Fasilitas dan Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu
Teks Foto : Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhans. (Rizka/Media Mahakam)
mediamahakam.com, Kutai Kartanegara – Tingginya angka stunting pada balita dewasa ini masih menjadi pekerjaan rumah tersendiri untuk para pemangku kekuasaan. Kurangnya edukasi serta sarana dan prasarana penunjang kesehatan ibu dan bayi di sejumlah wilayah kerap menjadi dalang utama kasus ini. Untuk itu sudah menjadi kewajiban pemerintah dalam memberikan fasilitas kepada masyarakat guna bersama memerangi stunting pada bayi dan balita.
Seperti yang dilakukan oleh Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhans yang menekankan betapa pentingnya program kegiatan Posyandu untuk ibu dan bayi yang rutin diadakan setiap satu bulan sekali.
“Kegiatan Posyandu di Kelurahan Timbau rutin setiap satu bulan sekali. Dan kami upayakan setiap kader posyandu proaktif,” ujar Marten kepada pewarta mediamahakam.com, Jumat (22/3/2024).
Kemudian, Marten juga berperan aktif dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada setiap kader posyandu guna dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Salah satunya yakni dengan memberikan dukungan dalam bentuk program Studi Tiru ke luar daerah.
Hal ini berfungsi untuk menambah wawasan para kader posyandu sebelum nantinya dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang betapa pentingnya kesehatan ibu dan bayi. Karena untuk wilayah Kelurahan Timbau sendiri terdapat 23 kasus bayi stunting yang menjadi fokus pemerintah saat ini.
“Untuk tahun ini kami adakan Studi Tiru ke Jogjakarta untuk 2 Posyandu di Kelurahan Timbau. Ini untuk menambah wawasan para kader supaya bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” jelasnya.
Beberapa kasus stunting juga diduga akibat belum meratanya pembangunan Posyandu di semua titik Kelurahan Timbau, untuk itu Marten juga sudah mengusulkan kerjasama dengan DPMD untuk membangun 2 Posyandu baru lengkap dengan pengadaan sarana dan prasarana penunjang kesehatan lainnya.
Selain itu, ia juga berkoordinasi dengan Puskesmas Rapak Mahang agar seluruh kegiatan Posyandu di Kelurahan Timbau dapat berjalan dengan tepat dan efektif, serta selalu ikut andil ke lapangan untuk memantau langsung kondisi para bayi, terkhususnya para bayi stunting agar dapat menyusun program lanjutan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat secara nyata.
“Kita akan bangun 2 Posyandu lagi dengan DPMD. Selain itu untuk setiap kegiatannya kita koordinasikan juga dengan Puskesmas Rapak Mahang dan saya juga ikut turun langsung untuk melihat kondisi balita yang stunting. Harapannya semoga program ini bisa tepat sasaran dan efektif,” tutupnya. (adv/rl/diskominfokukar)






