Pemkab Kukar Gelar Undian Digital 703 Lapak Pasar Tanggarung
teks : Disperindag lakukan undian lapak pasar Tanggarung
Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar pengundian lapak Pasar Tanggarung secara digital pada Kamis (18/12/2025). Skema ini diterapkan untuk memastikan seluruh pedagang mendapatkan kesempatan yang sama dalam menempati lapak sesuai zona usahanya, sekaligus menjaga proses yang transparan dan objektif.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fatullah, mengatakan pengundian dilakukan terhadap 703 pedagang yang telah terdata secara resmi. Mekanisme ini dinilai penting untuk mencegah potensi konflik akibat perebutan lokasi strategis di dalam pasar.
“Yang kita undikan itu yang sudah terdata secara resmi. Totalnya 703 pedagang. Itu yang kita undi untuk menempati lapak sesuai zonanya,” jelas Sayid, Rabu (17/12/2025).
Menurutnya, tanpa sistem undian, setiap pedagang cenderung menginginkan posisi paling depan atau lokasi yang dianggap lebih menguntungkan. Karena itu, Disperindag memilih pengundian berbasis digital sebagai solusi paling adil.
“Kalau tidak diundi, nanti semua ingin di depan, semua ingin di sisi yang strategis. Maka sistem undian adalah yang paling adil,” tegasnya.
Pengundian lapak dilakukan berdasarkan zona dan klaster jenis usaha. Dengan skema tersebut, pedagang dengan komoditas sejenis akan ditempatkan dalam kawasan yang sama guna menciptakan keteraturan pasar dan memudahkan pengunjung.
Disperindag Kukar mencatat terdapat lebih dari 20 kategori usaha yang masuk dalam pengundian lapak Pasar Tanggarung, mulai dari konveksi, emas, jam, sembako, alat pancing, hingga jasa pencucian.
“Masing-masing pedagang itu diundi sesuai dengan zonanya. Penjual emas ya dengan zona emas, konveksi dengan konveksi. Jadi berklaster,” jelasnya.
Selain itu, Sayid juga meluruskan informasi terkait tidak adanya pasar basah di Pasar Tanggarung. Ia menegaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari penataan fungsi pasar, karena aktivitas pasar basah telah dipusatkan di Pasar Mangkurawang.
“Benar, untuk Pasar Tanggarung memang tidak ada pasar basah. Pasar basah kita pusatkan di Pasar Mangkurawang,” ujarnya.
Pasar Mangkurawang sendiri telah disiapkan khusus untuk perdagangan ikan, sayur, buah, ayam, dan kebutuhan segar lainnya, dengan aktivitas jual beli yang sudah berlangsung sejak dini hari.
“Jam dua subuh sudah ada aktivitas. Dari hilir sudah masuk barang-barang segar. Jadi masyarakat sudah tahu kalau mau cari ikan dan sayur, ke Mangkurawang,” tutupnya. (Zii)






