Pemerintah Kukar Dorong Pembangunan Holistik Lewat Sinergi Pertanian dan Wisata
Teks : Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin saat berdialog di Bukit Mahoni Tenggarong Seberang
Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menapaki arah pembangunan baru yang lebih holistik menggabungkan sektor pertanian, sosial, dan pariwisata dalam satu gerakan yang saling memperkuat. Langkah ini tidak hanya menitikberatkan pada hasil ekonomi, tetapi juga pada pemerataan manfaat bagi masyarakat.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menjadi salah satu penggerak utama gagasan tersebut. Melalui kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, ia menunjukkan bahwa pembangunan dapat berjalan selaras dengan pemberdayaan lokal. Salah satu wujud konkretnya terlihat dalam agenda pembagian alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa power traktor kepada kelompok tani, yang dilaksanakan di kawasan wisata Bukit Mahoni.
Pemilihan lokasi ini bukan kebetulan. Selain mendukung produktivitas petani, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk memperkenalkan potensi wisata lokal.
“Agenda kami sengaja dilaksanakan di Bukit Mahoni, sekaligus untuk memperkenalkan titik-titik wisata yang ada di Kutai Kartanegara,” ujar Rendi, pada Kamis (6/11/2025).
Konsep ini memperlihatkan bahwa kegiatan pemerintahan dapat dirancang dengan nilai tambah ganda. Rendi ingin agar pelaksanaan agenda pemerintah tak lagi selalu dilakukan di kantor atau ruang rapat, tetapi di tengah kehidupan masyarakat, terutama di destinasi wisata daerah.
“Mudah-mudahan ke depan, ketika kita ingin menyerahkan bantuan atau melaksanakan kegiatan pemerintahan, bisa dilakukan di tempat-tempat wisata yang ada di Kutai Kartanegara,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, empat unit power traktor diserahkan kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian. Bantuan ini dianggap penting, mengingat kondisi geografis di sejumlah wilayah Kukar tidak memungkinkan penggunaan mesin besar seperti combine harvester.
“Kondisi tanah dan lapangan di beberapa daerah kita memang tidak memungkinkan dijangkau mesin besar. Power traktor ini diharapkan bisa menjawab tantangan tersebut,” jelasnya.
Selain menyerahkan alsintan, Rendi juga meninjau program bantuan sosial lain seperti bedah rumah yang digerakkan oleh Baznas Kukar bersama Bank Syariah Indonesia (BSI). Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi bukti bahwa pembangunan di Kukar kini berjalan dalam semangat sinergi.
“Bantuan dari Baznas dan lain sebagainya juga akan kita tinjau berikutnya, yaitu bantuan bedah rumah,” katanya.
Rendi menilai, kegiatan tersebut membawa manfaat berlapis: memperkuat sektor pertanian, memperluas promosi wisata lokal, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat.
“Hari ini lumayan banyak sih, ada empat mesin besar, power traktor, dan beberapa bantuan dari Kesra juga ada, dari teman-teman masyarakat juga ada,” tutupnya.
(Zii)






