Pembinaan Berjenjang Jadi Kunci Kukar Pertahankan Tradisi Juara MTQ
Teks : Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat menyampaikan sambutan pada kegiatan MTQ ke-46 di Stadion Rondong Demang.
Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Keberhasilan Kutai Kartanegara (Kukar) mempertahankan tradisi juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur selama enam tahun berturut-turut tidak terjadi secara kebetulan. Di balik deretan prestasi itu, terdapat proses panjang pembinaan berjenjang yang dilakukan secara konsisten dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa pola pembinaan yang terstruktur menjadi faktor utama keberhasilan para kafilah Kukar dalam setiap kompetisi MTQ.
“Secara historis Kukar sangat lekat dengan juara umum MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur, salah satu alasan mengapa kita menjadi juara umum, karena pembinaan di tingkat kabupaten itu terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pembinaan tidak berhenti pada pelaksanaan lomba tingkat kabupaten. Para pemenang akan kembali digembleng oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) untuk mempersiapkan diri menuju ajang tingkat provinsi.
“Proses pembinaan Qur’ani kita lakukan secara berjenjang, dilakukan secara terstruktur dengan baik. Dan memang kita melakukan pembinaan yang baik dan benar,” tambahnya.
Menurut Aulia, keberhasilan dalam ajang MTQ tidak hanya diukur dari hasil perlombaan, tetapi juga dari konsistensi pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama LPTQ.
“Hasil tidak akan mengkhianati prosesnya. Dengan proses yang dilakukan dengan benar, maka hasilnya akan sesuai dengan yang kita harapkan,” tegasnya.
Dari fondasi pembinaan itu, rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 Tingkat Kabupaten Kukar resmi dibuka pada Jumat (24/10/2025) malam di Stadion Rondong Demang, Tenggarong. Kegiatan tahunan tersebut akan berlangsung selama sembilan hari, mulai 24 hingga 30 Oktober 2025, dan diikuti oleh seluruh kafilah dari 20 kecamatan.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Kukar sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian perlombaan. Acara juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kukar, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Kepala Kantor Kementerian Agama Kukar Ariadi, dan Camat Tenggarong Sukono selaku tuan rumah kegiatan.
Tahun ini, MTQ tampil lebih semarak dengan kehadiran musisi religi nasional Hadda Alwi yang turut memeriahkan acara pembukaan. Kehadirannya menambah daya tarik sekaligus memperkuat nuansa spiritual pada kegiatan keagamaan tersebut.
MTQ ke-46 mempertandingkan berbagai cabang, antara lain Tartil Quran, Tilawah Anak hingga Dewasa, Qira’at Murattal dan Mujawwad, Hafalan 1 hingga 30 juz, Tafsir Bahasa Arab, Indonesia, dan Inggris, Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Syarhil Qur’an (MSQ), Khattil Qur’an (MKQ), Karya Tulis Ilmiah Qur’an (KTIQ), serta Hafalan Hadis 100 dan 500 hadis.
Terakhir, Aulia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah untuk memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat Kukar.
“MTQ seperti ini penting dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan, karena Kukar secara historis sangat unggul dalam bidang Qur’ani,” tutupnya.
(Zii)






