Kenali Jenis Sunscreen, Jangan Sampai Salah Pilih untuk Kulitmu

Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Penggunaan sunscreen kini bukan sekadar tren kecantikan, tetapi kebutuhan penting untuk menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV). Di pasaran, terdapat tiga jenis utama sunscreen, yakni chemical, physical, dan hybrid. Meski fungsinya sama, cara kerja dan karakteristiknya berbeda.

 

Perbedaan ini penting dipahami karena setiap jenis sunscreen memiliki kecocokan yang berbeda tergantung kondisi kulit dan aktivitas sehari-hari.

 

Pada dasarnya, sunscreen berfungsi melindungi kulit dari sinar UV yang dapat menyebabkan kerusakan kulit, penuaan dini, hingga risiko kanker kulit. Namun, perlindungan tersebut bekerja dengan cara yang tidak sama pada tiap jenis sunscreen.

 

Perbedaan pertama terletak pada kandungan bahan aktif. Physical sunscreen biasanya mengandung mineral seperti zinc oxide dan titanium dioxide. Sementara itu, chemical sunscreen menggunakan bahan kimia seperti avobenzone, oxybenzone, dan octinoxate. Adapun hybrid sunscreen merupakan gabungan dari keduanya.

 

Dari segi cara kerja, physical sunscreen bertindak sebagai pelindung di permukaan kulit dengan memantulkan sinar UV. Sebaliknya, chemical sunscreen menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas agar tidak merusak kulit. Hybrid sunscreen menggabungkan dua mekanisme tersebut.

 

Perbedaan juga terlihat pada tekstur dan hasil akhir di kulit. Chemical sunscreen cenderung ringan dan tidak meninggalkan white cast, sehingga nyaman digunakan sehari-hari. Physical sunscreen memiliki tekstur lebih tebal dan sering meninggalkan lapisan putih, namun lebih aman untuk kulit sensitif. Sementara hybrid sunscreen menawarkan tekstur yang lebih ringan tanpa white cast, sekaligus tetap ramah untuk berbagai jenis kulit.

 

Cara pemakaian pun menjadi pembeda penting. Chemical sunscreen perlu digunakan sekitar 15–30 menit sebelum terpapar matahari agar dapat bekerja optimal. Physical sunscreen bisa langsung digunakan tanpa perlu menunggu. Sedangkan hybrid sunscreen tetap membutuhkan waktu sekitar 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan.

 

Meski memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, ketiga jenis sunscreen ini tetap efektif melindungi kulit dari sinar UV. Pemilihan sunscreen sebaiknya disesuaikan dengan jenis kulit, aktivitas, dan kenyamanan saat digunakan.

 

Dengan memahami perbedaan ini, masyarakat diharapkan tidak lagi bingung dalam memilih sunscreen, sehingga perlindungan kulit dapat dilakukan secara maksimal setiap hari. (Zii)