Jembatan Mahulu Samarinda Ditabrak Dua Tongkang Bermuatan Penuh, Dapur Warga Ambruk

Mediamahakam.com, SAMARINDA – Jembatan Mahulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali ditabrak tongkang bermuatan batu bara, Minggu, (04/01/2026) sekitar Pukul 01.14 WITA.

 

Padahal, belum genap dua minggu berlalu tepatnya Selasa, 23 Desember 2025 lalu jembatan penghubung Kecamatan Loa Janan Ilir dan Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda itu baru saja tertabrak tongkang bermuatan batu bara.

 

Tak tanggung-tanggung ada dua kapal yang terlibat dalam insiden kali ini.

 

Yakni Tongkang Roby 311 yang tengah ditarik Tug Boat (TB) Bloro 7 dan Tongkang Danny 95 yang tengah ditarik TB Raja Laksana 166.

 

Bahkan sebelum menabrak jembatan, salah satu tongkang sempat menabrak sebuah rumah warga di sisi Jalan Cipto Mangunkusumo, RT 17, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir.

 

“Dapur saya habis tersapu (terseret tongkang). Perabotannya juga habis jatuh ke sungai semua,” jelas Ribut Waluyo (56) pemilik rumah tersebut.

 

Pihaknya belum bisa memastikan berapa banyak kerugian materil yang ditimbulkan akibat insiden yang menghabiskan ruang dapur beserta seluruh perabotannya tersebut.

 

“Tadi kejadiannya kami semua sedang tidur. Yang terpenting kami berlima (penghuni rumah) semua selamat. Tentu kami menunggu penyelesaian dan tanggung jawab atas insiden ini,” kata Waluyo.

TB Raja Laksana 166 dan Tongkang Danny 95 yang ditariknya masih melintang di Jembatan Mahulu Samarinda pasca insiden Minggu (04/01/2026) dini hari (mediamahakam.com) 

Sampai saat ini TB Raja Laksana 166 dan Tongkang Dany 95 yang ditariknya masih melintang di jembatan yang diresmikan pada 15 Juli 2006 tersebut sebab mengalami putus tali towing.

Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Rifqhi Sactio menjelaskan pihaknya mendapat laporan pada Pukul 01.30 WITA dan langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan awal bersama Satpolairud.

 

“Untuk kronologis kejadian masih dalam pendalaman Satpolairud. Seluruh ABK (anak buah kapal) dari kedua kapal itu juga tengah dimintai keterangan oleh Satpolairud. Perkembangan selanjutnya akan kami informasikan kembali,” pungkas Ipda Rifqhi. (ave)