Diarpus Kukar Optimalkan Literasi dan Arsip Lewat Digitalisasi

Teks Foto : Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar, Hj. Aji Lina Rodiah. (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan inovasi dalam meningkatkan literasi masyarakat dan pengelolaan arsip. Salah satu upaya yang menonjol adalah digitalisasi layanan, termasuk peluncuran perpustakaan digital yang telah mendapat apresiasi nasional. Kepala Diarpus Kukar, Hj. Aji Lina Rodiah, menyebutkan langkah ini diambil untuk menjawab tantangan era modern.

Sejak diluncurkan tahun lalu, perpustakaan digital Kukar memungkinkan masyarakat mengakses koleksi buku kapan saja melalui aplikasi daring. Atas inovasi ini, Kukar dinobatkan sebagai salah satu daerah terbaik dalam pengelolaan perpustakaan digital di Indonesia. “Masyarakat kini dapat membaca lebih mudah, dan kami bangga mendapat pengakuan nasional atas upaya ini,” ungkap wanita yang akrab disapa Diah itu, Jumat (22/11/2024).

Diarpus juga fokus memperkuat perpustakaan di desa, sekolah, dan organisasi perangkat daerah (OPD). Sebanyak 10 perpustakaan sekolah telah menjalani akreditasi, dengan hasil memuaskan: empat di antaranya meraih predikat A. Meski perpustakaan desa terus berkembang, Diarpus menekankan pentingnya peningkatan standar agar semua lapisan masyarakat memiliki akses literasi yang optimal.

Selain itu, berbagai program seperti pemilihan duta baca dan lomba bertutur digelar untuk meningkatkan minat baca anak-anak dan remaja. Duta baca diharapkan menjadi inspirasi di lingkungan mereka, sementara lomba bertutur melatih anak-anak tidak hanya membaca, tetapi juga mengasah kemampuan mendongeng. “Program ini dirancang untuk menumbuhkan kreativitas dan semangat membaca sejak dini,” tambahnya.

Di bidang kearsipan, Kukar mencatat prestasi dengan meraih predikat tertinggi di tingkat provinsi Kalimantan Timur. Lebih dari separuh organisasi perangkat daerah di Kukar mendapatkan nilai A dalam pengelolaan arsip. Implementasi aplikasi SRIKANDI juga memungkinkan digitalisasi surat-menyurat, termasuk di tingkat desa, yang dapat diakses kapan saja.

Dengan berbagai inovasi ini, Diarpus Kukar optimis mampu menciptakan masyarakat yang lebih literat dan tata kelola arsip yang modern. Langkah ini diharapkan mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan berdaya saing. (rl)