Dari Panggung Apresiasi ke Ruang Pembinaan, Pemuda Kukar Mulai Menyalakan Harapan Baru
Teks : Suasana Malam Anugerah di Pendopo Odah Etam, pada Rabu (29/10/2025) malam
Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Sorot lampu di Pendopo Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) malam itu tak sekadar menerangi panggung penghargaan. Ia menjadi simbol nyala semangat baru yang lahir dari tangan-tangan muda, dari mimpi yang dibentuk lewat kerja dan dedikasi. Di tengah tepuk tangan dan musik yang menggema, satu pesan mengalun pelan: estafet masa depan kini berada di tangan mereka.
Malam Anugerah Inspirasi Pemuda (AIP) 2025, yangdihelat pada Rabu (29/10/2025), menjadi penanda bahwa gerak pemuda Kukar tak berhenti pada pengakuan, melainkan berlanjut menjadi tanggung jawab. Kegiatan yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar ini merangkai kembali perjalanan panjang yang dimulai sejak Juni lalu saat ratusan anak muda berkompetisi di kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.
Dalam suasana penuh kebanggaan, Asisten I Sekretariat Kabupaten Kukar, Ahmad Taufik Hidayat, mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa penghargaan ini lebih dari sekadar seremoni tahunan.
“Kegiatan malam anugerah ini bagi para pemuda berprestasi di berbagai bidang. Ini merupakan bentuk dorongan dan penghargaan atas kontribusi generasi muda sebagai penerus perjuangan di Kukar,” ujarnya.
Di balik panggung megah itu, pemerintah daerah menyadari bahwa potensi pemuda tidak akan tumbuh tanpa ruang pembinaan yang berkelanjutan. Karena itu, ajang ini diharapkan menjadi tradisi tahunan untuk menumbuhkan daya cipta, keberanian, dan rasa percaya diri di kalangan pemuda.
“Diharapkan pemuda yang menjadi juara dapat menjadi pionir bagi pemuda lainnya yang berada di Kukar,” lanjut Taufik.
Sementara itu, Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, melihat momentum AIP 2025 sebagai awal pembinaan jangka panjang bagi generasi muda.
“Begitu banyak pemuda berbakat di Kukar. Kami di Dispora akan terus melakukan pembenahan dan evaluasi program agar aspirasi para pemuda bisa tersalurkan dengan baik,” tuturnya.
Bukan sekadar janji, Dispora Kukar telah berencanamenyiapkan berbagai program lanjutan. Semua itu diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan daya saing pemuda di tingkat daerah maupun nasional.
“Kami memiliki program pembinaan pertama kepada seluruh pemuda yang berhasil pada tahun ini. Kita akan bukakan kelas-kelas pengembangan agar kemampuan mereka terus bertumbuh,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, kerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kukar juga akan digiatkan pada tahun 2026 mendatang. Kolaborasi ini diharapkan menjadi jembatan antara pemerintah dan komunitas pemuda agar semangat inspiratif mereka menular lebih luas.
“Kami yakin setelah ini mereka cukup banyak diminta hadir di beberapa tempat, untuk memberikan inspirasi bagi kawan-kawan yang lain. Ini perlu kita bekali,” ujarnya.
Sebelumnya, ratusan pemuda dari berbagai kecamatan telah beradu ide dan kemampuan dalam enam kategori lomba, mulai dari Pemuda Berprestasi, Duta Pemuda, Pemuda Pelopor, Wirausaha Muda Pemula Berprestasi, Pemuda Kreativesia, hingga Pramuka Berprestasi.
Kini, setelah nama-nama terbaik diumumkan dan lampu panggung perlahan meredup, semangat itu tetap menyala, di ruang belajar, di komunitas, di kampung halaman mereka masing-masing.
“Ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal dari tanggung jawab baru bagi para pemuda untuk menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” tutup Ali.
(Zii)






