Daging Kurban Alot? Ini Cara Melunakkan Daging Sapi agar Lebih Empuk Saat Dimasak

Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Saat Idul Adha tiba, banyak keluarga menerima daging sapi kurban dalam jumlah cukup banyak. Namun, tidak sedikit yang mengeluhkan tekstur daging yang terasa keras atau alot ketika diolah. Padahal, tingkat keempukan daging tidak hanya dipengaruhi jenis sapi, tetapi juga cara pengolahan yang dilakukan sebelum dimasak.

Dilansir dari sejumlah sumber kuliner dan panduan pengolahan daging, terdapat beberapa cara sederhana yang dapat membantu melunakkan daging sapi kurban tanpa harus menggunakan panci presto.

Salah satu cara yang cukup dikenal masyarakat adalah memanfaatkan daun pepaya. Daun pepaya mengandung enzim papain yang dapat membantu memecah serat protein pada daging sehingga teksturnya menjadi lebih lunak. Umumnya, daging dibungkus menggunakan daun pepaya selama sekitar 20-30 menit sebelum dimasak.

Selain itu, teknik memotong daging juga berpengaruh besar terhadap hasil akhir masakan. Daging sebaiknya dipotong melawan arah serat. Cara ini membuat serat otot menjadi lebih pendek sehingga lebih mudah dikunyah setelah matang.

Teknik perebusan juga dapat membantu menghasilkan tekstur yang lebih empuk. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah teknik 5-30-7, yaitu merebus daging selama lima menit, kemudian mematikan api dan mendiamkannya selama 30 menit dalam keadaan panci tertutup. Setelah itu, daging direbus kembali selama tujuh menit. Cara ini membantu panas meresap secara perlahan ke bagian dalam daging.

Api kecil juga disarankan saat proses memasak. Suhu yang terlalu tinggi dapat membuat bagian luar daging cepat matang, sementara bagian dalam masih keras. Memasak perlahan memberi waktu pada jaringan daging untuk melunak secara merata.

Selain proses memasak, penanganan daging setelah diterima juga penting. Peneliti dari BRIN menyarankan agar daging kurban tidak langsung dicuci sebelum disimpan karena kelembapan tambahan dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan memengaruhi kualitas daging. Daging lebih disarankan dicuci saat akan diolah.

Dengan teknik yang tepat, daging kurban tidak hanya lebih empuk, tetapi juga dapat menghasilkan olahan seperti rendang, semur, sop, atau sate yang lebih lezat dan nyaman dikonsumsi. (Zii)