Loa Duri Seberang Berpotensi Jadi Desa Definitif Penopang Lumbung Pangan Kukar
Lahan Pertanian Loa Duri Seberang.
Kukar – Desa Persiapan Loa Duri Seberang di Kecamatan Loa Janan terus memperlihatkan potensinya sebagai salah satu lumbung pangan penting di Kutai Kartanegara (Kukar). Desa ini dikenal mampu melakukan panen padi dua kali dalam setahun, sehingga menjadi penopang kebutuhan pangan masyarakat sekitar, termasuk Desa Loa Duri Ulu.
PJ Kepala Desa Loa Duri Seberang, Sumiyati, menegaskan bahwa sektor pertanian produktif telah menjadi modal utama masyarakat untuk berkembang menuju desa definitif. Namun, petani masih menghadapi keterbatasan sarana pertanian modern.
“Alat seperti handtractor, mesin panen, serta sarana pendukung lainnya sangat dibutuhkan agar produksi lebih maksimal dibanding sebelumnya,” ujar Sumiyati.
Menurutnya, Loa Duri Seberang sudah lama menjadi sentra pertanian yang menopang kebutuhan pangan di Kecamatan Loa Janan. Namun, tanpa dukungan fasilitas yang memadai, produktivitas petani sulit ditingkatkan.
“Kami berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait lebih memperhatikan kebutuhan petani di desa ini. Jika sarana terpenuhi, hasil panen akan meningkat signifikan dan beban tenaga petani akan jauh berkurang,” tambahnya.
Keunggulan desa ini turut dipengaruhi oleh lokasinya sebagai pemekaran dari Desa Loa Duri Ulu. Berdasarkan data, Loa Duri Ulu memiliki lahan pertanian seluas 150 hektare yang terbagi di dua kawasan—sekitar 30 hektare dan 120 hektare di Dusun Pimping seberang Sungai Mahakam. Potensi tersebut juga menjadi cerminan besar peluang pangan regional.
Dengan penguatan sarana dan prasarana pertanian, Desa Loa Duri Seberang diyakini berpeluang besar menjadi desa definitif yang mandiri dan produktif. Transformasi ini diharapkan dapat memperluas kontribusinya, tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan lokal, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.






