Fety Puja Amelia Ikut Membatik Bersama Para Penyandang Difabel Kaliya Kukar

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Fety Puja Amelia melakukan kunjungan ke komunitas Kaliya Kukar yang menaungi kelompok difabel, kedatangan tersebut dalam rangka kegiatan membatik bersama para penyandang difabel, Senin (17/7/2023).

Dalam kunjungannya, Fety mengapresiasi para penyandang difabel yang memiliki keterampilan dalam berbagai bidang, salah satunya dalam hal membatik.

Bahkan, dua orang penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas Kaliya Kukar berhasil menyabet juara 1 dan 2 pada saat pelatihan sekaligus perlombaan membatik yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Fety mengatakan, para kelompok difabel ini harus terus dikembangkan dan diberikan tempat agar mereka dapat berinovasi lebih tinggi. Dengan adanya komunitas Kaliya Kukar, tentunya mereka dapat melakukan pembinaan sehingga dapat bersaing dengan orang-orang pada umumnya.

“Kaliya Kukar dapat menampung bakat-bakat dari teman difabel dan semoga kegiatan seperti ini dapat menambah semangat mereka untuk bisa berdaya saing dan menyalurkan minat dan bakat mereka, ” ujar Fety.

Tentunya dengan prestasi yang berhasil diraih para para penyandang difabel, Fety memuji pembinaan yang dilakukan oleh komunitas Kaliya Kukar dengan sangat baik. “Teman-teman tuli ini memiliki kemampuan dan keterampilan, ini harus dikembangkan lagi sehingga apa yang diciptakan oleh tema-teman tuli bisa menjadi nilai ekonomis yang tinggi, salah satunya membatik, ” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Kaliya Kukar, Viola Meilinda, mewakili seluruh pengurus Kaliya Kukar mengucapkan terimakasih kepada ibu Fety Puja Amelia yang telah berkenan hadir sekaligus memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana membatik untuk teman-teman difabel khususnya sahabat tuli.

“Kami dari Kaliya sangat menyambut antusias atas bantuan yang diberikan, karena ini sudah menjadi keinginan lama, allhamdulilah melalui Ibu fety kami dapat bantuan sarana dan prasarana, ” ucap Viola.

Ia berharap semoga kegiatan semacam ini bisa terus berkelanjutan dan menjadi wadah bagi teman-teman difabel untuk mengasah skill dan kemampuan mereka. “Sayang sekali kalau misalkan tidak disalurkan, allhamdulilah hari ini sama sama kita lihat ada sarana dan prasarana untuk teman teman tuli jadi kedepannya memang semoga karya-karya yang diciptakan itu berkesinambungan bahkan bisa menjadikan lapangan pekerjaan untuk mereka sendiri, “tutupnya. (atr)