Open Race Balap Ketinting 2024 Resmi Dibuka, Ajang Prestasi dan Pemberdayaan Generasi Muda Kukar

Teks Foto : Wakil Ketua I DPRD Kukar, Abdul Rasid ketika membuka turnamen Balap Ketinting 2024. (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid resmi membuka turnamen Open Race Balap Ketinting 2024, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96 “Maju Bersama Indonesia Raya”. Turnamen olahraga khas daerah yang disponsori oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar ini berlangsung di Dermaga Penyeberangan Pulau Kumala pada Sabtu (30/11/2024) dan akan berlangsung hingga Minggu (1/12/2024).

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Kukar, Abdul Rasid, yang menyampaikan pentingnya mendukung olahraga tradisional seperti balap ketinting. “Ketinting kini menjadi olahraga populer di Kukar, sehingga perlu didukung untuk menyalurkan bakat, prestasi, dan sebagai upaya pengembangan pariwisata lokal,” ujarnya.

Turnamen ini memperebutkan total hadiah jutaan rupiah dengan tiga kelas yang dilombakan, yakni kelas pemula piston 75 mm, kelas senior piston 75 mm, dan kelas senior piston 94 mm.

Acara ini diikuti oleh berbagai peserta dari seluruh Kukar, dengan rentang usia mulai dari 18 tahun untuk kategori pemula hingga 28 tahun untuk kategori umum. Abdul Rasid berharap ajang ini menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengasah keterampilan, mengembangkan kreativitas, dan menjauhi pengaruh negatif seperti penyalahgunaan obat terlarang dan minuman keras.

Lebih lanjut, Abdul Rasid menyoroti pentingnya generasi muda Kukar mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan, terutama dalam menghadapi persaingan dari pendatang seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). “Jika kita tidak siap, generasi kita hanya akan menjadi penonton. Oleh karena itu, momen Sumpah Pemuda ini harus menjadi kebangkitan untuk menciptakan generasi tangguh, produktif, dan kompetitif,” tegasnya.

Selain sebagai wadah kompetisi, Abdul Rasid juga menekankan bahwa olahraga seperti ketinting memiliki potensi untuk menjadi aset wisata dan budaya yang memperkuat identitas daerah. Hal ini diharapkan dapat menarik lebih banyak perhatian wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal.

Di akhir sambutannya, Abdul Rasid menyampaikan harapan kepada seluruh peserta. “Selamat bertanding. Semoga kejuaraan ini melahirkan yang terbaik dan mampu bersaing lebih selektif ke depan, dengan teknik dan ketangkasan yang semakin baik,” tutupnya. Turnamen ini diharapkan menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih besar di masa depan. (rl)