Lomba Ketapel Semarakkan Pesta Erau 2024
Teks Foto : Lomba Ketapel di halaman Planetarium Jagat Raya Tenggarong (Rizka/Media Mahakam)
mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Pesta Erau Adat Kutai 2024 yang berlangsung selama sepekan ini diramaikan dengan rangkaian kegiatan menarik yang sengaja dihadirkan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat kota Tenggarong dan sekitarnya. Salah satunya yaitu dengan hadirnya lomba ketapel sebagai salah satu dari cabang olahraga tradisionl yang diusung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar).
Untuk diketahui Dispora Kukar mengadakan lomba olahraga tradisional dengan sejumlah cabang olahraga yang digelar di tiga lokasi berbeda, yaitu di Lapangan Parkir Jembatan Repo Repo, Halaman Planetarium Jagat Raya Tenggarong, dan Lapangan Panahan Stadion Rondong Demang Tenggarong.
Untuk lomba Ketapel sendiri diadakan di Halaman Planetarium Jagat Raya Tenggarong, selama satu hari yakni Rabu (25/9/2024) dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Kukar, bahkan juga ada yang berasal dari Samarinda, dan Kutai Timur (Kutim).
Seperti yang diketahui, ketapel dulunya jadi sebuah senjata tradisional. Pecinta ketapel di Indonesia menjadikannya sebagai olahraga. Tampak masyarakat dan seluruh peserta sangat antusias menyaksikan dan mengikuti perlombaan tersebut.
Seperti yang diungkapkan Safrudin atau akrab disapa Buyung, Ketua Inorga Forspek Kutai Timur yang juga menjadi salah satu peserta dari ajang perlombaan oltrad Ketapel di Erau tahun ini. “Antusias masyarakat sangat luar biasa dan perlombaan tradisional ini cukup meriah,” ucapnya.
Dan ini menjadi pengalaman yang berharga untuknya karena merupakan kali pertama ia bersama 4 peserta asal Kutim lainnya untuk berlaga di Kukar sekaligus memeriahkan pesta Erau Adat Kutai.
“Kami membawa 4 orang peserta putra dari Kabupaten Kutai Timur untuk memeriahkan pesta adat Erau 2024 di Tenggarong. Dan ini adalah pertama kalinya kami ikut meramaikan pesta Erau ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Meskipun dari segi sistem perlombaannya sudah mengalami penyesuaian, seperti lintasan yang diperkecil jaraknya dan ukuran peluru ketapel yang lebih kecil dari standar nasional. Menurut Buyung, lomba Ketapel yang diadakan Dispora Kukar pada Erau tahun ini sudah cukup baik mengingat banyaknya jumlah peserta yang hadir dan mengikuti lomba yang dibuka untuk umum itu.
Ia berharap lomba ketapel ini akan kembali hadir di Erau tahun berikutnya dengan sejumlah upgrade yang mengikuti standar nasional. Agar event-event sejenis ini dapat sekaligus menjadi momen para atlet ketapel untuk mengasah kemampuannya sebelum berlaga di tingkat yang lebih tinggi. Mengingat ketapel saat ini telah masuk kedalam kalender event olahraga nasional.
“Semoga kedepannya lomba ketapel ini bisa diupgrade standar perlombaannya untuk mengikuti yang standar nasional baik itu sistim pertandingannya, target lomba, sampai dengan lokasinya mungkin bisa diadakan di indor,” harapnya.
“Tapi untuk tahun ini sudah cukup meriah dan kami juga cukup puas atas hadirnya cabor tradisional ini,” tutupnya. (rl)






