Perkenalkan Potensi Budaya Khas Daerah, Dispar Kukar Akan Gelar Lomba Miskat, Jepen dan Kuliner
Teks Foto : Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kukar, Triyatma
mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan lomba miskat, jepen, dan kuliner antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMD) yang juga akan bekerja sama dengan tim penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kukar, Senin (6/5/2020).
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kukar, Triyatma menyebutkan rapat koordinasi tersebut dilakukan bersama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan membahas terkait penentuan beberapa kategori lomba yang akan dilaksanakan nantinya. Serta melakukan beberapa evaluasi dari kegiatan sebelumnya khususnya pada metode penjurian.
“Untuk juri ini akan diadakan evaluasi atas saran dari teman2, kedepannya kalau bisa akan diambil dari orang2 diluar kelompok seni tersebut,baik untuk lomba miskat maupun lomba jepennya, ini agar netral,” ujarnya.
Kemudian terkait dengan tujuan dari pelaksanaan lomba ini, Triyatma menyebutkan bahwa ini merupakan upaya pemerintah dalam memperkenalkan serta mempromosikan warisan budaya khas daerah kepada khalayak ramai. Seperti Miskat yang merupakan Wastra khas Kutai yg memiliki banyak motif seperti motif Batik Melayu Kutai, motif Gasing, Ulap Doyo, dan Sulam Gumpar.
“Miskat ini kan berkaitan dengan fashion juga, jadi sekalian mengenalkan wastra dari kutai kepada masyarakat bahwa kita juga punya wastra ini dan kita tidak ketinggalan dari daerah lainnya,” ujarnya lagi.
Sementara untuk lomba Jepen sendiri, Triyatma menyebutkan bahwa tujuannya adalah untuk melestarikan budaya agar tidak dilupakan generasi yang akan datang.
“Untuk tari jepen sendiri ini dalam rangka melestarikan budaya. Kita adakan ini agar dapat dikenal masyarakat luas terutama untum para OPD maupun BUMD yg ada di Kukar termasuk juga Kecamatan, agar masyarakat tau bahwa kita punya budaya Tari Jepen yg harus dilestarikan agar tidak dilupakan generasi yang akan datang,” tambahnya.
Lomba-lomba tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Juli 2024 mendatang dengan harapan dapat meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata ke Kukar.
“Kami berharap dengan diadakannya lomba serta event seperti ini dapat menjadi upaya kita menarik wisatawan dan meningkatkan jumlah kunjungan ke Kukar,” tutupnya. (adv/rl/diskominfokukar)






