Sukono Tekankan Toleransi Antar Umat Beragama Ciptakan Harmonisasi Dalam Masyarakat, Camat Tengggarong Sukono Ajak Seluruh Warga Tingkatkan Jiwa Toleransi Antar Umat Beragama
Teks foto : Camat Tenggarong Sukono saat memberikan sambutan di acara MTQ (istimewa)
mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Terciptanya kehidupan yang aman dan tentram tentunya menjadi cita-cita banyak orang. Untuk itu harus ada keselarasan yang tercipta di tengah-tengah masyarakat. Namun, jika hidup di masyarakat yang majemuk tentu menjadi pekerjaan rumah tersendiri dalan mengoptimalkannya.
Maka dari itu Camat Tenggarong, Sukono meminta kepada masyarakat di Kecamatan Tenggarong untuk dapat meningkatkan jiwa toleransi antar umat beragama. Guna menghargai perbedaan dan untuk memastikan harmoni antarindividu dari berbagai latar belakang agama yang berbeda.
Menjaga nilai toleransi antar umat termasuk menghormati keyakinan orang lain, mendengarkan dengan bijaksana, dan menciptakan ruang bagi semua orang untuk beribadah sesuai keyakinan mereka.
Seperti yang disampaikan Sukono saat menutup rangkaian Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 11 tingkat Kecamatan Tenggarong di Kelurahan Jahab, di arena utama MTQ Lapangan Bola PT Budi Duta Agro Kelurahan Jahab, Sabtu (04/05/2024) malam lalu.
Dalam kesempatan itu, Sukono mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Tenggarong, untuk menjaga persatuan dan kesatuan, saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada.
“Saya mengimbau kepada segenap masyarakat Kecamatan Tenggarong mari kita jaga persatuan dan kesatuan, saling menghormati dan menghargai perbedaan di tengah-tengah masyarakat, menjaga toleransi antar umat beragama, dan tidak mudah terpengaruh adanya isu-isu yang dapat memecah belah,” ujarnya.
Ia berharap, semua masyarakat khususnya di Kecamatan Tenggarong, dari berbagai pihak untuk bersama-sama menata dan pembangunan daerah dengan baik untuk kepentingan bersama kedepan.
“Karena keterlibatan masyarakat dalam mendukung program pemerintah adalah penting,” imbuhnya.
Ia juga menambahkan, bahwa imbauan ini tujuannya agar masyarakat serta tokoh agama dapat menjaga persatuan dan kesatuan, saling menghormati dan menghargai perbedaan di tengah-tengah masyarakat.
“Dan tak kalah penting menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama yang sudah berjalan baik selama ini,” tutupnya. (adv/rl/diskominfokukar)






