Dispar Kukar Fasilitasi Forum Asosiasi Pariwisata dan Ekraf Bersama Kekraf Tingkat Kecamatan

Teks Foto : Forum asosiasi pariwisata dan ekraf yang digelar Dispar Kukar bersama para pengurus Kekraf tingkat kecamatan (Istimewa)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Peran Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) di kecamatan adalah salah satu ujung tombak pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dalam upaya untuk mengoptimalkan perannya dalam menggerakkan ekraf, Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara menggelar forum asosiasi pariwisata dan ekraf pada pengurus Kekraf tingkat kecamatan di Hotel Grand Elty Singgasana, Kamis (25/4/2024).

Plt Kepala Dispar Kukar, Sugiarto menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk mempererat komunikasi Kekraf bersama pemerintah. Saat ini, Kekraf sudah berkembang dengan sangat bagus dalam mengkoordinir pelaku ekonomi kreatif di kecamatan sebagai perpanjangan tangan. Tentu saja kegiatan ini searah dengan program Bupati dan Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah dengan Rendi Solihin. Pembangunan ekonomi ini diharapkan berbasis pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

“Yang jelas Dispar Kukar ini memerlukan mitra dalam menjalankan program bupati. Dan mereka ini merupakan salah satu penggeraknya,” ujar Sugiarto.

Sugiarto menyebut, Kekraf adalah aset mitra Dispar, yang telah memiliki SK dari Pemkab Kukar. Maka dari itu, jika tidak dibangkitkan kembali akan sayang. Karena itu, peran mereka diperlukan untuk membantu Pemkab Kukar majukan ekraf. Diharapkan dengan mengubah pola pikir, Kekraf dapat mengajukan usulan kegiatan untuk kerja sama, dan berkembang lebih luas. Kekraf diupayakan untuk tidak sebatas meminta bantuan saja, karena dapat menghambat perkembangannya.

Kekraf memiliki peran penting, menurut Sugiarto. Selama dia menjabat Plt Kadispar, potensi Kekraf sangat bagus. Oleh karena itu, pemanfaatan potensi ini dilakukan melalui koordinasi. Ada permasalahan apa akan dibantu serta disosialisasi program bupati, sehingga pembangunan berbasis pariwisata dan ekraf dapat berjalan optimal.

“Harapannya kedepan ayo kita bergandeng tangan, kami di Dispar siap memfasilitasi dan mendampingi bagaimana pelaku ekraf bisa terfasilitasi Kekraf kedepannya. Yang lalu mungkin pembinaan Kekraf kurang maksimal, saya akan coba mengemasnya menjadi lebih baik kedepan,” tegasnya. (adv/rl/diskominfokukar)