Granat Nanas Aktif Ditemukan Warga Bantuas Saat Berkebun

MediaMahakam.com, SAMARINDA— Granat atau senjata peledak lempar ditemukan warga saat membersihkan kebun di belakang rumah. Jalan Al Hasani, RT 05, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, pada Kamis (1/2/2024)

Saat itu Samlan warga yang menemukan granat aktif itu sedang menebas semak-semak menggunakan parang di lahan berukuran panjang 68 dan lebar 20 meter miliknya yang hendak ditanami umbi-umbian.

Namun di tengah ia membersihkan lahan, parangnya menghantam besi sehingga menimbulkan pertanyaan. Setelah itu Samlan memeriksa benda bulat berbentuk seperti singkong di permukaan tanah dan tertutup dedaunan yang gugur dari pohon bakung dan keledang.

“Mau dibilang batu tapi kayaknya bukan. Karena seperti suara besi, saya mengira besi tua dari alat berat,” ucap Salman.

Kemudian dia memindahkan benda tersebut ke samping rumah, tepat di bawah pohon pisang.

“Pas diangkat berat juga. Setengah kilo ada itu,” jelasnya.

Kemudian dia menghubungi RT dan dilanjutkan menginformasikan penemuan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bantuas.

“Pas diperiksa pak bhabin, beliau langsung bilang itu granat,” katanya.

Kemudian Bhabinkamtibmas menindaklanjuti laporan tersebut dengan menghubungi Polsek Palaran dan Unit Jibom Subden Komposit Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Kaltim untuk mengevakuasi.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bantuas, Aipda Hildes Tefi yang sebelumnya diketahui juga merupakan personel Brimob saat ditemui dilokasi kejadian mengatakan awalnya ia mendapat laporan dari ketua RT.

“Awalnya ada laporan pak RT, terus saat dicek ternyata bahan peledak (granat) bentuknya seperti nanas, itu ditemukan warga (Samlan) saat membersihkan lahan dan terkena parang, makanya bunyi, terus diangkat ke atas sini, samping rumah,” jelasnya.

Dijelaskannya kondisi Granat tersebut diduga masih aktif, karena kondisi cincin pengaman masih ada dan tuas masih utuh.

“Kalau dilihat secara kasat mata masih aktif, kancingnya masih utuh, tetapi bahan lama, karena kondisinya sudah berkarat,” ungkapnya.

Tefi sapaan akrabnya menambahkan warga Bantuas sudah beberapa kalo menemukan alat peledak berupa granat seperti ini

“Iya sering, tetapi sudah tidak aktif lagi, kalau ini kondisinya masih utuh,” pungkasnya.

Unit Jibom Subden Komposit Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Kaltim melakukan penindakan Granat tersebut kurang lebih 15 menit yang kemudian langsung diamankan ke Mako Brimob Batalyon B Pelopor Samarinda Seberang. (Pep)