BPBD Kukar dan Sejumlah Relawan Turun Langsung Dalam Pembersihan Tumpukan Gulma di Bawah Jembatan Bongkok Tenggarong.

Teks photo : Suasana pembersihan tumpukan gulma di bawah jembatan bongkok (Media Mahakam/Rizka Laeliana).

Media Mahakam.com Kutai Kartanegara – Belakang ini tumpukan gulma terlihat di sepanjang aliran sungai Tenggarong. Hal tersebut menyebabkan beberapa masalah, salah satunya menyebabkan kerusakan beberapa pondasi rumah warga yang berada di pinggiran sungai.

Maka dari itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara, Kelurahan Loa Ipuh, Babinsa Kodim 0906, beserta relawan turun tangan langsung untuk menangani tumpukan gulma di sepanjang aliran sungai.

Dijelaskan oleh Koordinator Lapangan (Korlap) BPBD Kukar, Novan Fahrozi, tim BPBD dan relawan sudah 4 hari ini melakukan pembersihan gulma. Berdasarkan pengamatan di lapangan tumpukan gulma ini sangat membahayakan.

“Untuk itu diharapkan hari ini dengan adanya bantuan dari relawan bisa membantu meringankan kegiatan pembersihan gulma,” ujar Novan.

Lebih lanjut dalam penanganan tumpukan gulma ini tim BPBD mengerahkan 17 anggota untuk membersihkan tumpukan gulma ditambah 2 unit perahu karet hingga alat pemotong senso agar dapat memudahkan kegiatan pembersihan.

Berdasarkan laporan dari masyarakat di aliran sungai, Novan mengungkapkan adanya kerusakan pada pondasi rumah warga yang terletak di aliran sungai yang disebabkan oleh banyaknya tumpukan gulma.

“Iya betul. Itu kejadiannya di gang lumpur. Selain pondasi rumah ada juga yang kerambanya hancur,” ucapnya.

Lebih lanjut tumpukan gulma ini belum seluruhnya dibersihkan sebab di wilayah Bekotok masih terdapat tumpukan gulma yang belum dibersihkan.

“Untuk sekarang penanganannya masih dilakukan di daerah jembatan bongkok untuk menghindari tumpukan gulma yang banyak. Makanya ini para anggota harus mengawalnya sampai ke sungai Mahakam, karena kalau cuma dibiarkan di sini percuma. Harus dibawa sampai keluar,” (rl).